Halaman

Sabtu, 12 April 2014

Setelah 2 Tahun Menghilang..

Walaaa.. Ketemu lagi sama gue (lebih tepatnya tulisan gue sih..) setelah hampir 2 tahun ngilang & ngga posting lagi di blog ini huehehe. Bertanya-tanya sibuk apa? Disini gue mau cerita, sebagai awal gue mulai posting lagi juga sih.

Life is never FLAT! Bener kata Chitato, dan gitu juga hidup gue.. Gue mulai ninggalin blog ini sejak belajar lebih dalam cara main gitar biar lebih jago, juga kenal game online baru, pacar baru, selingkuhan baru, sayangnya muka gue masih yang lama.

Yah karena hobi-hobi gue diatas, mungkin kedepannya gue lebih sering posting tentang hal-hal itu, masalah percintaan, atau tentang musik, dan.. Yah mending kalian liat postingan berikutnya deh, tangan gue masih kaku udah lama ngga bikin tulisan huehehe..

Udah dulu buat pagi ini, gue mau cari makan dulu. See u next time.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Pemulung Ikut Berkurban



Sebelumnya gua mau ngucapin Selamat hari raya Idul Adha 1433 H sob! Agak telat sih, tapi daripada ngga sama sekali, iya to? Berhubung masih dalam suasana Idul Adha gua ngga posting yang aneh-aneh lagi, kali ini gua mau bagi-bagi kisah inspiratif buat kita.

Man jadda wajada. Walau didera kemiskinan dan cuma jadi pemulung Yati bisa berkurban dua kambing.

Jemaah Salat Idul Adha di Masjid Raya Al Ittihad, Tebet Barat, Jakarta Selatan, berdecak kagum pagi ini. Sebelum salat dimulai, panitia Kurban mengumumkan perolehan sapi dan kambing yang diterima.

Hebatnya, seorang pemulung ikut menyumbangkan hewan kurban berupa kambing di masjid yang megah dan besar tersebut.

"Perlu kami umumkan, kambing yang terbesar justru diberikan oleh seorang yang pekerjaannya pemulung. Beliau biasa berkeliling di sekitar Tebet sini," ujar seorang panitia Kurban melalui pengeras suara, Jumat (26/10).

Ada sekitar 27 sapi dan kambing yang diterima panitia Kurban Masjid Al Ittihad. Pemulung yang namanya tak disebutkan itu menyerahkan kambing beberapa hari lalu.

"Setiap hari, beliau pula yang memberi makan kambing tersebut," kata pembawa acara.

Hampir seluruh jemaah salat terkesima mendengar pengumuman itu. Saat memimpin salat, suara imam pun bergetar seperti menahan tangis. "Hebat. Subhanallah," gumam jemaah.

Pasangan pemulung Yati (55) dan Maman (35), mengaku menabung tiga tahun untuk membeli dua ekor kambing kurban. Walau susah payah, mereka ingin memberikan kurban, bukan terus mengantre diberi daging kurban.

"Saya nabung tiga tahun untuk beli dua ekor kambing. Yang besar itu saya beli Rp 2 juta, yang kecil Rp 1 juta," kata Yati saat berbincang dengan merdeka.com di rumahnya, Jumat (26/10).

Yati setiap hari bekerja sebagai pemulung, begitu juga Maman. Kadang untuk menambah penghasilan, Maman ikut menarik sampah di sekitar Tebet.

"Penghasilan sehari tak tentu. Seringnya dapat Rp 25 ribu. Dihemat untuk hidup dan ditabung buat beli dua kambing itu," kisah Yati.

Yati mengaku sudah seumur hidup ingin berkurban. Wanita tua asal Madura itu malu terus mengantre daging kurban. Keinginan ini terus menguat, saat Bulan Ramadan. Yati makin giat menabung.

"Saya ingin sekali saja, seumur hidup memberikan daging kurban. Ada kepuasaan, rasanya tebal sekali di dada. Harapan saya semoga ini bukan yang terakhir," jelasnya.

Yati membeli dua kambing itu di Pancoran. Maman yang mengambil dua kambing itu dengan bajaj dan memberikannya ke panitia kurban di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan.

Saat Maman menyerahkan dua kambing untuk kurban itu, jamaah masjid megah tersebut meneteskan air mata haru.

Yati (55) menabung susah payah untuk berkurban. Wanita yang berprofesi sebagai pemulung ini mengaku sempat ditertawakan saat bercerita seputar niatnya untuk berkurban.

"Pada ketawa, bilang sudah pemulung, sudah tua, nggembel ngapain kurban," cerita Yati kepada merdeka.com, Jumat (26/10).

Tapi Yati bergeming. Dia tetap meneruskan niatnya untuk membeli hewan kurban. Akhirnya setelah menabung tiga tahun, Yati bisa berkurban tahun ini.

"Pada bilang apa tidak sayang, mending uangnya untuk yang lain. Tapi saya pikir sekali seumur hidup masa tidak pernah kurban. Malu cuma nunggu daging kurban," beber Yati.

Yati dan suaminya Maman (35) sama-sama berprofesi sebagai pemulung. Pendapatan mereka jika digabung cuma Rp 25 ribu per hari. tapi akhirnya mereka bisa membeli dua ekor kambing. Masing-masing berharga Rp 1 juta dan Rp 2 juta.

Dua kambing ini disumbangkan ke Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan. Jemaah masjid megah itu pun meneteskan air mata haru.

Sumber cerita : Merdeka.com

Kamis, 18 Oktober 2012

Alay

Alay atau 4l4y atau empat el empat ye atau anak layangan sering dikaitkan pada seseorang yang bersikap berlebihan dalam menanggapi sesuatu sob, biasanya dikalangan remaja, seseorang dikatakan alay dari tulisan/ngetiknya yang gede-kecil atau kata-kata yang dicampur angka-angka gitu, misalnya "4n661 mIpTttaaHuUL aLPaN" (JANGAN TIRU INI DIRUMAH).

Kayak gini nih, ini contoh penulisan Alay Maksimal! :
(Diambil dari website lirik lagu. Tanggapan lagu Vidi Aldiano - Nuansa Bening)


aQ sKaa bAnGEd mHa LgU iNii...cUz daH ViDii nYa MaNiiiZs,, LgUnYa eNagg d dGaR,, pHa Lg sUaRaa ViDii iaNk GiMaNaaaa gTuU...dUhh,, LeNgKaPp Dehh pKoKnA..

-- eYyA mUdd @ February 4th, 2009


hAhA KaViD qReN BgT lGu nA wInNi sK BgT LgU Na Pa lGE WqTu kAvId dI SuN PlAzA huUuU qRen?????? hHeHe kAvId LpHu UnTiL DiE kAvId gUaNtEnG,,kAvId MuAnIz BgT,,kAvId CuTe aBiEzz HaHaHaHaHa :)

                       -- ViDiEs wInNi lUm reSmI @ October 21st, 2009



Ya, si Alay ini biasanya menulis kata-kata dengan huruf kapital bukan pada tempatnya atau mencampurnya dengan angka-angka, bagi kita yang bukan 'Alay' tentu itu aneh, tapi bagi mereka, itu dianggap keren sob. Sebenernya gua juga dulu mengganggap itu keren, pas baru-baru buat dan kenal Facebook gitu, status dengan huruf gede-kecil dan angka-angka bertebaran di beranda gua, alhasil gua buat juga status dengan cara penulisan alay yang gua anggap keren ._. singkat kata gua dulu juga pernah alay.

Setelah beberapa menit update status, gua dicaci maki sama temen-temen gua, gua dibilang alay, katrok, ndeso, saat itu juga gua sadar, itu sama sekali nggak keren! Gua khilaf dan baru sadar ini Facebook bukan kalkulator.

Sebenernya alay itu ngga aneh sob, kalo lu pernah alay jangan malu, alay adalah sebagian proses pendewasaan, semua orang pernah alay, baik tanpa atau disadari.

Kalo hidup lu selalu bener, hidup lu ngga bakalan berwarna sob, hidup flat itu ngga enak, kita hidup pasti ada masalah, tapi ngga terus-terusan juga, ada duka ada juga sukanya, ada yang pacaran ada juga yang jomblo, sebagai sesama jomblo jangan saling nyakitin, seharusnya saling menyemangati, bukan buat tambah galau. Camkan itu! Oke gua sedikit melenceng ke jomblo.

Pesan gua buat yang masih setia dengan cara penulisan alay, kurangi sedikit demi sedikit, untuk kenyamanan dan kesehatan mata pengguna sosial media lainnya. Cekian dan ma'acih.

Jumat, 12 Oktober 2012

Membaca Pikiran Orang Lain

Selamat malam fans. Kita mau bahas cara baca pikiran orang lain lewat mata nih! Sebelumnya tulisan yang bener itu 'pikiran' atau 'fikiran' ya? Hmm. Tanpa basa basi lebih banyak langsung deh, lagi males ngetik basa basi yang ngawur gua :D

Nah ini cara membaca pikiran lawan bicara kita melalui gerakan bola mata :

Bola mata melihat ke atas
Kalo lawan bicara menggerakan bola matanya ke atas berarti dia bosen sob sama pembicaraan kita, atau mencoba menghentikan pembicaraan.

Bola mata melihat ke bawah
Ini menandakan lawan bicara kita tunduk, atau mencoba sopan saat berbicara pada kita, atau mungkin juga ia bosan dengan pembicaraan.

Bola mata melihat ke atas kanan (kiri sudut pandang kita)
Ini berarti lawan bicara sedang mengingat sebuah visual nyata yang pernah dialami, tau kan sob kalau otak kanan kita yang mengingat bentuk visual benda.

Bola mata melihat ke atas kiri (kanan sudut pandang kita)
Kebalikan dari yang ke atas kanan, sang lawan bicara sedang membuat visual baru yang belum pernah dilihat, mungkin dia sedang mencoba berbohong, atau mencoba membuat visual angan-angan. Misalnya rumah seperti apa yang ingin dia miliki nanti.

Bola mata melihat ke kanan tengah
Lawan bicara sedang mengingat-ngingat lagu atau suara yang pernah didengarnya.

Bola mata melihat ke kiri tengah
Lawan bicara sedang mencoba mengarang suara yang belum pernah ia dengar, ia sedang mencoba berbohong.

Bola mata melihat ke kanan bawah
Jika sobat tanya soal pembicaraan, ia sedang mengingat segala bentuk pembicaraan yang pernah ia alami atau nyata, tapi kalo dia melihat ke kiri bawah, berarti ia sedang mencoba mengarang pembicaraan.

Bola mata melihat ke kiri bawah
Ini artinya lawan bicara sedang mengingat perasaan yang pernah ia alami seperti gembira, sedih dan lain-lain. Contohnya jika sobat tanya "Gimana rasanya jomblo?", "Gimana rasanya diputusin?" dan sebagainya.

Iyak itu cara membaca pikiran orang lain lewat gerakan bola matanya, boleh sobat praktekan kalo perlu di print sekalian :D. Kalo lawan bicara mukanya datar bola matanya ngga pernah gerak dia mungkin pembohong professional, dia buaya, putusin aja.